Dua ASN Gugur di Karhutla Bromo, BKN Beri Penghargaan

Tim BrainproTerbit 2 menit baca

Sumber: bkn.go.id

BKN menyampaikan duka cita atas gugurnya Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata, dua ASN BBTNBTS, saat pemadaman karhutla Bromo. Negara memenuhi hak kepegawaian keduanya dan keluarga yang ditinggalkan.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan dua pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS), Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata, gugur saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur, Kamis 15 Oktober 2026. Kepala BKN, Prof. Zudan, menegaskan negara memenuhi hak kepegawaian kedua ASN itu beserta keluarga yang ditinggalkan. Keterangan ini disampaikan Humas BKN pada Jumat (16/10/2026).

Hak kepegawaian yang dijamin bagi ASN yang gugur dalam tugas

BKN merinci hak yang diberikan kepada almarhum dan ahli warisnya, mengutip pernyataan Kepala BKN:

  1. Kenaikan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi.
  2. Hak pensiun janda/duda bagi yang memenuhi persyaratan sebagai PNS.
  3. Santunan kematian akibat kecelakaan kerja.
  4. Bantuan beasiswa bagi ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku.

Dua butir terakhir memakai frasa "sesuai ketentuan yang berlaku" dan "bagi yang memenuhi persyaratan". Artinya, syarat rinci tiap hak belum diumumkan dalam keterangan tersebut. Kalau kamu butuh detail teknis, tunggu petunjuk pelaksanaan dari unit kepegawaian instansi terkait, jangan berpatokan pada ringkasan percakapan sehari-hari.

Kronologi yang disebut BBTNBTS

Menurut informasi awal BBTNBTS yang dikutip BKN, kebakaran bermula dari lahan masyarakat pada 14 Oktober 2026 dan merembet ke kawasan taman nasional. Api kembali menyala disertai angin kencang sehingga proses pemadaman berjalan sulit. Sukaris meninggal dunia saat bertugas, sedangkan Hendra sempat menjalani perawatan karena luka bakar serius sebelum akhirnya meninggal dunia.

Prof. Zudan menyampaikan duka cita mendalam dan menyebut pengabdian keduanya sebagai wujud dedikasi aparatur dalam menjaga kelestarian alam Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya perlindungan bagi aparatur yang bertugas di lapangan, mencakup penguatan mitigasi risiko, kesiapan peralatan, dan penerapan prosedur keselamatan dalam operasi penanganan bencana.

Apa artinya buat ASN dan pelamar

Keterangan BKN ini memperlihatkan dua hal yang perlu kamu tahu sebelum memilih formasi.

Pertama, jaminan bagi ASN yang gugur dalam tugas sudah punya dasar dan bentuk yang jelas: kenaikan pangkat anumerta, hak pensiun bagi pasangan yang memenuhi syarat, santunan kematian akibat kecelakaan kerja, serta beasiswa untuk ahli waris. Bagi keluarga ASN yang bertugas di medan berisiko, daftar ini penting dicatat supaya pengurusan hak tidak tertunda karena ketidaktahuan.

Kedua, keselamatan kerja di lapangan bergantung pada kesiapan instansi. Prof. Zudan menyoroti mitigasi risiko, peralatan, dan prosedur keselamatan sebagai bagian dari tanggung jawab negara terhadap aparaturnya. Bagi kamu yang menargetkan formasi di instansi dengan tugas lapangan, misalnya pengelolaan kawasan konservasi, dua hal itu layak kamu periksa saat mempertimbangkan pilihan formasi: uraian tugas dan gambaran kondisi kerja.

Yang belum ada dalam keterangan ini adalah jadwal dan mekanisme pencairan tiap hak, termasuk siapa yang mengajukan dan dokumen apa yang dibutuhkan. Semua itu belum diumumkan.

Sumber: BKN Berikan Penghargaan Setinggi-tingginya bagi Dua ASN yang Gugur dalam Pemadaman Karhutla Bromo

Yang bisa kamu kerjakan sekarang: kalau kamu sedang menyiapkan seleksi CPNS, catat bahwa ASN adalah jabatan dengan risiko lapangan nyata, jadi pilih formasi dengan mata terbuka pada uraian tugasnya. Untuk menyiapkan tahapan seleksinya, kamu bisa mulai dari program bimbel CPNS Brainpro sambil memeriksa formasi instansi incaranmu di halaman formasi CPNS.

Pertanyaan yang sering diajukan

Siapa dua ASN yang gugur dalam pemadaman karhutla Bromo?

Sukaris dan Hendra Rony Wagiyanata. Keduanya pegawai Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS).

Apa saja penghargaan yang diberikan BKN?

Kenaikan pangkat anumerta setingkat lebih tinggi, hak pensiun janda/duda bagi yang memenuhi persyaratan sebagai PNS, santunan kematian akibat kecelakaan kerja, dan bantuan beasiswa bagi ahli waris.

Kapan peristiwa karhutla Bromo itu terjadi?

Berdasarkan informasi awal BBTNBTS, kebakaran bermula dari lahan masyarakat pada 14 Oktober 2026 dan merembet ke kawasan taman nasional. Kedua ASN gugur pada Kamis 15 Oktober 2026.

Apakah keterangan BKN ini mengubah jadwal seleksi CPNS?

Tidak. Siaran resmi BKN ini berisi duka cita dan penjelasan hak kepegawaian bagi ASN yang gugur, bukan perubahan jadwal atau aturan seleksi.

Cek peluangmu

Masukkan nilai SKD-mu, lalu lihat formasi CPNS 2024 yang nilai terendah lolosnya masih di bawah nilaimu.

Lihat Paket Tryout